Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Gambar Bendung Format Autocad| Sipilgo

Gambar Bendung Format Autocad Sipilgo
Gambar Bendung Format Autocad Sipilgo

Bendung merupakan sebuah struktur hidroteknik yang dibangun melintasi aliran sungai dengan elevasi puncak yang rendah, yang berfungsi utama untuk meninggikan muka air sungai guna keperluan pengaliran air ke saluran irigasi, pembangkit listrik tenaga air skala kecil, atau pengendapan sedimen. Namun taukah apakah Bendung itu? Apa saja bagian bagian bendung? Silahkan simak artikel ini sampai selesai, dan artikel ini disertai dengan Gambar Bendung Format Dwg Autocad. Yuk Cuuuss!!

 
Memuat…

Pengertian Bendung

Bendung merupakan bangunan air yang dibangun melintang pada alur sungai atau saluran untuk menaikkan tinggi muka air, mengatur aliran, serta mengalihkan sebagian debit air ke saluran irigasi, pengairan, atau sistem pengendalian banjir. 

Secara umum, bendung berfungsi sebagai sarana pengatur distribusi air yang berperan penting dalam mendukung kegiatan pertanian, penyediaan air baku, serta konservasi sumber daya air. Dalam konteks teknik sipil, perencanaan bendung harus memperhitungkan aspek hidrologi, hidraulika, dan geoteknik untuk menjamin kestabilan serta fungsinya dalam jangka panjang.

Dari segi konstruksi, bendung terdiri atas beberapa komponen utama, yaitu tubuh bendung, ambang tetap atau gerak, kolam olak (stilling basin), dan bangunan pelengkap seperti pintu air serta saluran pengarah. 

Tubuh bendung dapat dibuat dari berbagai material seperti beton bertulang, pasangan batu, atau campuran material lokal tergantung pada kondisi geoteknik dan kapasitas aliran sungai. Pemilihan material dan bentuk struktur dilakukan berdasarkan analisis beban air, tekanan tanah, serta gaya dinamis akibat aliran dan sedimen.

Berdasarkan sifat operasionalnya, bendung dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu bendung tetap (fixed weir) dan bendung gerak (movable weir). Bendung tetap memiliki ambang yang tidak dapat diubah ketinggiannya, sehingga muka air diatur secara alami sesuai debit sungai. 

Sementara itu, bendung gerak dilengkapi pintu pengatur yang dapat dioperasikan secara manual atau otomatis untuk mengatur tinggi muka air dan debit aliran sesuai kebutuhan. Pemilihan jenis bendung bergantung pada fungsi, kapasitas sungai, serta fleksibilitas pengaturan aliran yang diinginkan

Aspek hidraulika memegang peranan penting dalam perencanaan bendung untuk memastikan aliran air mengalir dengan stabil tanpa menimbulkan turbulensi atau erosi berlebih. Desain kolam olak dan energi disipator perlu diperhitungkan agar energi kinetik aliran air dapat diredam sebelum mengalir ke hilir. 

Analisis kecepatan aliran, debit maksimum, serta kedalaman air dilakukan berdasarkan data hidrologi jangka panjang untuk menjamin keamanan dan efisiensi fungsi bendung.

Selain fungsi pengaturan air, bendung juga berperan dalam konservasi lingkungan dan pengendalian sedimen. Penerapan sistem pengendalian sedimen seperti sediment flushing atau sediment sluice gate sangat diperlukan untuk mencegah pendangkalan saluran dan menurunnya kapasitas tampungan. 

Bendung yang dirancang tanpa memperhatikan aspek sedimentasi dapat mengalami penurunan efisiensi dan umur layan akibat tertimbunnya material endapan di hulu bendung.

Secara keseluruhan, bendung merupakan infrastruktur vital dalam sistem pengelolaan sumber daya air yang berfungsi untuk mengatur debit, distribusi, dan pemanfaatan air secara efisien serta berkelanjutan. Dengan perencanaan yang memperhatikan aspek hidrologi, struktur, dan lingkungan, serta pelaksanaan konstruksi sesuai standar teknis seperti SNI 8456:2017 tentang Perencanaan Bendung, bangunan ini dapat memberikan manfaat optimal bagi pertanian, penyediaan air, dan mitigasi bencana. 

Oleh karena itu, bendung tidak hanya berperan sebagai bangunan pengatur aliran, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam mendukung ketahanan air dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Bagian Bagian Bendung

Sebagai sebuah struktur hidroteknik yang vital, bendung terdiri dari beberapa komponen utama yang saling mendukung fungsi operasionalnya. Pemahaman terhadap setiap bagian ini merupakan hal mendasar dalam perencanaan dan analisis stabilitas struktur bendung. Secara umum, bagian-bagian tersebut dapat diklasifikasikan berdasarkan fungsinya dalam mengatur elevasi muka air, mengalirkan debit, serta menjamin keamanan hidraulik dan struktur secara keseluruhan.

Secara fisik terlihat bagian bendung sebagai berikut :
a. Tubuh bendung
b. Pintu air
c. Peredam energi
d. Bangunan pembilas
e. Pintu pengambilan
f. Kantong lumpur
g. Tanggul banjir
h. Rumah jaga

Jenis-Jenis Bendung

Berdasarkan fungsinya bendung dibagi menjadi 3 yaitu:
1. Bendung Penyadap
Bendung penyadap digunakan sebagai penyadap aliran sungai untuk berbagai keperluan seperti untuk irigasi, air baku dan sebagainya.

2. Bendung Pembagi banjir
Bendung pembagi banjir dibangun di percabangan sungai untuk mengatur muka air sungai, sehingga terjadi pemisahan antara debit banjir dan debit rendah sesuai dengan kapasitasnya.

3. Bendung Penahan Pasang
Bendung penahan pasang dibangun dibagian sungai yang dipengaruhi pasang surut air laut antara lain untuk mencegah masuknya air asin.

Data-Data Pendukung Perencanaan Bendung

1. Data Topografi

Topografi-Bendung-Format-Autocad
Topografi Bendung Format Autocad

Data Topografi digunakan untuk membuat gambar perencanaan maupun gambar pelaksanaan. Gambar yang dibuat terdiri dari gambar situasi, potongan memanjang, potongan melintang dan detailnya. Gambar tersebut akan memudahkan dalam menganalisa dan menghitung bendung baik analisa struktur maupun biaya pembangunannya.

2. Data Hidrologi

Data Hidrologi digunakan untuk menghitung debit air, baik kondisi normal maupun ketika kondisi banjir dengan periode ulang 50-100 tahun. Nantinya debit air dipergunakan untuk menghitung banjir rencana. Dari perhitungan banjir rencana digunakan untuk menghitung analisa struktur bendung.

3. Data Morfologi

Data Morfologi berisi tentang karakteristik sungai dan dampak perubahan yang akan terjadi disekitar bendung akibat dibuatnya bendung. Seperti contoh dampak perubahan yang terjadi yaitu terdapat perubahan sungai kearah horisontal terhambat. 

Untuk mendukung dalam pengumpulan Data Morfologi, secara fisik diperlukan :
1. Kandungan dan ukuran sedimen
2. Tipe dan ukuran sedimen
3. Distribusi ukuran butir
4. Banyak sedimen
5. Pembagian sedimen secara vertikal dalam sungai.
6. Data historis degradasi n agradasi sungai.

4. Data Geologi Teknik

Data Geologi Teknik digunakan untuk mengetahui mengetahui karakteristik lapisan tanah dan tipe batuan pada lokasi bendung yang akan dibangun. Langkah selanjutnya melakukan Penyelidikan Mekanika Tanah untuk mengetahui sifat fisik tanah seperti sudut geser, kohesi, kelulusan air, sifat konsolidasi tanah. Dari data tersebut digunakan untuk menghitung daya dukung pondasi bendung.

Pemilihan Sungai Untuk Bendung

Pemilihan karakteristik sungai merupakan salah satu faktor dalam pembangunan bendung. Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pembangunan bendung di sungai antara lain :
a. Kemiringan dasar sungai
b. Sedimen/bahan yang terangkut
c. Jumlah air dan distribusi sepanjang thn
d. Morfologi sungai dan geologinya

Kemiringan sungai dibagi menjadi 3 tipe:
a. Upper reach
Upper reach yaitu berada di pegunungan terjal dengan batuan sedang dan besar dalam jumlah banyak. Kondisi tersebut mengakibatkan kolam olak sering pecah, degradasi, batuan terjun bebas dan dibenturkan dasar sungai.

b. Lower reach
Lower reach yaitu berada didekat pantai yang kondisinya hampir datar dan terdapat endapan pasir halus. Kondisi tersebut mengakibatkan agradasi, genangan banjir luas, biaya pembuatan tanggul mahal namun kolam olak aman.

c. Middle reach
Middle reach yaitu berada diantara pegunungan dan pantai yang merupakan keadaan transisi. Pembuatan bendung dilokasi ini tergolog mahal.

Pembangunan bendung mempunyai risiko tinggi berupa kemungkinan terjadinya kegagalan bendung yaitu keruntuhan sebagian atau seluruh bendung atau
bangunan pelengkapnya. Selain itu, pembangunan bendung juga mempunyai potensi bahaya yang besar yang dapat mengancam keselamatan masyarakat pada kawasan hilir bendung.

Keruntuhan bendung dapat disebabkan oleh;
a) kegagalan struktur antara lain terjadi longsoran.
b) kegagalan hidraulik yang mengakibatkan terjadinya peluapan air.
c) kegagalan operasi, dan terjadinya rembesan yang dapat mengganggu
kestabilan bendung.

Gambar Bendung Format Autocad

File yang saya bagikan ini merupakan Gambar Bendung Format Autocad, jadi anda bisa belajar menggambar dengan mengikuti ukuran dan model yang ada di gambar. Gambar sudah ada keterangan dan ukuran sehingga memudahkan dalam memahami.

Gambar ini sudah dalam format .dwg yang artinya anda bisa langsung membukanya melalui aplikasi autocad versi terbaru atau paling lama versi 2007, selain itu anda juga bisa mengedit langsung untuk memodifikasi agar sesuai selera atau kebutuhan desain anda.

Baiklah sobat Sipilgo, untuk mendownload filenya, silahkan sobat tekan tulisan download yang berada dibawah ini secara Gratis alias cuma - cuma.   

Masukkan password dibawah ini untuk membuka File Winrar
Password Winrar : www.sipilgo.com
Jika tidak mengunduh secara otomatis, klik Unduh lagi. Dan jika linknya rusak, silahkan lapor melalui Kolom Komentar.
 Password winrar : www.sipilgo.com 

Apabila sobat Sipilgo ingin mengikuti atau berlangganan artikel dari kami silahkan mengunjungi sosial media dibawah ini :

Telegram Instagram Youtube

Jika ingin mencopy artikel ini, mohon cantumkan juga sumbernya karena saya melihat ada blog yang copas tidak menyertakan sumbernya. Atau jika tidak, tulislah dengan bahasa masing-masing. Hargailah setiap karya dan usaha orang lain.

Kesimpulan

Bendung merupakan bangunan konstruksi yang dibuat melintang pada sebuah sungai dengan tujuan tertentu. Pemilihan lokasi perlu dipertimbangkan sesuai dengan kegunaan dan biayanya. 

Perencanaan yang baik diharapkan membuat bendung awet sesuai dengan umur rencana. Pengambilan data data penunjang seperti data topografi, data hidrologi, data morfologi dan data geologi juga diperlukan dalam menganalisa dalam menghitung analisa struktur bendung. Pembangunan bendung diharapkan tepat mutu, tepat waktu dan tepat biaya.

Sekian postingan singkat kali ini mengenai Gambar Bendung Format Autocad, semoga bisa bermanfaat untuk yang lagi belajar desain atau sekedar menjadikan koleksi referensi. Jangan lupa untuk selalu berbagi satu kebaikan dengan cara share atau bagikan artikel ini ke teman-teman di sosial media, terimakasih. 

Post a Comment for "Gambar Bendung Format Autocad| Sipilgo"